Seminar Nasional di Lampung Timur, Dr. Syamsul Anam: Transformasi Digital Sudah Jadi Kebutuhan Utama Dunia Pendidikan
LAMPUNG TIMUR — Dr. H. Syamsul Anam, M.Pd. selaku Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana UIN KHAS Jember menjadi narasumber dalam kegiatan Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh STAI Tribhakti At-Taqwa Lampung Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STAI Tribhakti At-Taqwa pada Rabu, 20 Mei 2026 dan diikuti oleh dosen, mahasiswa, guru, serta para pemerhati pendidikan Islam dan bahasa Arab.
Seminar nasional ini mengangkat tema penguatan pendidikan dan transformasi pembelajaran di era digital, khususnya dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dalam pemaparannya, Dr. H. Syamsul Anam, M.Pd. menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai media pendukung pembelajaran.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini harus direspons secara positif oleh lembaga pendidikan agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan sesuai dengan karakter generasi masa kini. Ia juga menyampaikan bahwa guru dan dosen perlu terus meningkatkan kompetensi digital agar mampu menghadirkan pembelajaran yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dunia pendidikan harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperkuat kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik,” ujarnya dalam seminar tersebut.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas keterlibatan dosen Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam forum akademik nasional tersebut. Menurutnya, kehadiran dosen Pascasarjana sebagai narasumber di berbagai perguruan tinggi menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat jejaring akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional.
“Pascasarjana UIN KHAS Jember terus mendorong dosen untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, baik melalui seminar, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi akademik seperti ini penting untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam di era digital,” ungkapnya.
Selain membahas tantangan pendidikan di era digital, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi akademik mengenai penguatan literasi teknologi, pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab, serta peluang integrasi AI dalam proses pendidikan Islam.
Seminar berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait strategi pembelajaran inovatif, tantangan pendidikan digital, hingga pengembangan kompetensi pendidik di era Society 5.0.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin penguatan kerja sama akademik antarperguruan tinggi sekaligus memperluas wawasan peserta mengenai pentingnya transformasi pendidikan berbasis teknologi di lingkungan pendidikan Islam.
Penulis: Bima Briliando Agam



