Magister PBA Pascasarjana UIN KHAS Jember Gelar Public Lecture tentang Desain Kurikulum Bahasa Arab Berbasis IT di Era Digital
JEMBER– Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menyelenggarakan kegiatan Public Lecture secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (06/06/2026) pukul 08.00–10.00 WIB. Kegiatan yang merupakan bagian dari penguatan pembelajaran pada mata kuliah Pengembangan Kurikulum ini menghadirkan narasumber, Dr. Mohammad Ahsanuddin, M.Pd., dengan tema “Desain Kurikulum Bahasa Arab Berbasis IT di Perguruan Tinggi.”
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, guru bahasa Arab, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan bahasa Arab di era digital. Kuliah tamu tersebut menjadi wadah akademik untuk mendiskusikan berbagai tantangan dan peluang transformasi kurikulum bahasa Arab yang relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa revolusi industri 4.0, Society 5.0, perkembangan AI, Big Data, dan Internet of Things (IoT) telah mengubah paradigma pendidikan tinggi secara fundamental sehingga kurikulum bahasa Arab perlu dirancang secara lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kompetensi abad ke-21.
“Kurikulum tidak lagi hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan kompetensi digital, kreativitas, kolaborasi, kemampuan berpikir kritis, serta pemanfaatan teknologi secara produktif dan etis,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dr. Mohammad Ahsanuddin, M.Pd., menegaskan bahwa transformasi kurikulum perlu diarahkan dari pendekatan teacher centered menuju student centered learning, dari content based menjadi competency based, serta mengintegrasikan pembelajaran hybrid, asesmen digital, Learning Management System (LMS), dan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran. Masa depan Pendidikan Bahasa Arab bukan sekadar mengajarkan keterampilan berbahasa, tetapi mempersiapkan generasi yang mampu memadukan ilmu, teknologi, dan nilai-nilai kemanusiaan. Ketika bahasa Arab diintegrasikan dengan teknologi dan kecerdasan buatan, akan mampu menciptakan inovasi pembelajaran, pembelajaran menjadi lebih efektif, serta dapat melakukan riset berbasis data untuk membangun peradaban yang lebih maju.
Dalam sambutan pembuka, Dosen Pengampu Mata Kuliah sekaligus Opening Speaker, Dr. Nino Indrianto, M.Pd. menyampaikan bahwa tema kuliah tamu yang diangkat memiliki nilai strategis bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab di perguruan tinggi.
“Tema kuliah tamu ‘Desain Kurikulum Bahasa Arab Berbasis IT di Perguruan Tinggi’ merupakan tema yang sangat strategis dan relevan. Melalui kegiatan ini kita berharap memperoleh wawasan, pengalaman, dan inspirasi dari narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab, khususnya dalam perancangan kurikulum yang terintegrasi dengan teknologi informasi,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN KHAS Jember, Dr. H. Syamsul Anam, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu ini menjadi salah satu upaya Program Studi Magister PBA untuk menghadirkan perspektif dan pengalaman akademik yang aktual dari para pakar.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan ilmiah yang dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan kurikulum yang responsif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Program Studi Magister PBA Pascasarjana UIN KHAS Jember, Dr. Asep Maulana, M.Pd., menambahkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan transformasi pendidikan tinggi saat ini.
“Transformasi teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum bahasa Arab yang terintegrasi dengan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan Public Lecture ini, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang berkualitas, memperkuat budaya ilmiah, serta mendorong pengembangan kurikulum yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi global. Dengan demikian, lulusan Magister Pendidikan Bahasa Arab diharapkan mampu menjadi pendidik, peneliti, dan pengembang pembelajaran bahasa Arab yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di era digital.
Penulis: Bima Brilliando Agam



